Penggunaan metal pelat seperti bondek / floordeck atau metaldeck ternyata mempercepat pekerjaan konstruksi bangunan yang vertical. Percepatan pelaksanaan pembangunan juga membuat penghematan dalam penggunaan bahan dan pengurangan biaya.
Pada pengecoran pelat umumnya menggunakan banyak perancah atau support sementara pada bagian bawah pelat. Selain memakai bahan perancah yang banyak juga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mendirikan perancah support sementara tersebut, belum lagi waktu dan tenaga untuk membongkarnya kembali .
Penggunaan floordeck atau bondek selain mengurangi perancah support semnetara, juga membuat sisi bagian bawah pelat yang akan di cor tersebut lebih luas, sehingga sangat memungkinkan pekerjaan lain dapat terus dilakukan sementara pengecoran dan umur beton pelat belum tercapai.
Berikut ini aye lampirkan ilustrasi penghematan biaya pekerjaan pelat beton lantai dengan menggunakan floordeck atau lebih di kenal bondek.
Hemat menggunakan floordeck ,
Tampilkan postingan dengan label baja ringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label baja ringan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 01 Mei 2013
Selasa, 05 Maret 2013
VIDEO BAJA RINGAN
VIDEO PERUSAHAAN BAJA RINGAN
PT. METALAND INDOPROCON
JL. Raya Pondok Jaya no.62, Pondok Aren - Tangerang Selatan 15224
(021) 73881695 ; 73881696
fax. (021) 73881697
Label:
atap,
baja ringan,
bajaringan,
konstruksi,
kontraktor,
partisi,
pembangunan,
prefab,
renovasi
Senin, 03 September 2012
Jarak antar kuda-kuda bajaringan
Berapa sih jarak ideal antar kuda-kuda baja ringan?
Jawabannya masih tetep harus berdasarkan hasil hitungan, jadi ngga bener tuh kalo ada yang jawab "Sekian meter"...
Bagi kebanyakan orang membuat jarak antar kuda-kuda baja ringan makin rapat maka akan menghasilkan keamanan yang lebih baik...... Nah sebagai Tukang Insiyur, penilaian makin rapat jarak kuda-kuda maka semakin boros bahan atau tidak hemat.
Berencana tidak sama dengan mengira-ngira. ........
Perencana yang baik bisa menghasilkan konstruksi yang aman tanpa menguras uang konsumen lebih banyak.
1. Batten
Elemen pertama penerima beban atap adalah "Batten" orang sering sebut "reng" . Makin besar dimensi rengnya maka bisa smakin besar jarak kuda-kuda nya begitupun sebaliknya, makin kecil dimensi reng-nya maka semakin rapat pula jarak kuda-kudanya.
Beban yang diterima reng adalah berat dia sendiri, beban penutup atap, beban pekerja, juga beban angin......bagaimana dengan beban air hujan? kalo gw hampir abaikan beban air hujan karena umumnya beban pekerja bisa menggantikannya, tapi kalo mau menghitungnya sebagai pembebanan silahkan, menurut gw agak boros aja nantinya. Toh kalo hujan ngga ada yg kerja kecuali kalo benerin genteng bocor....hehehehehe.
Oh iya jangan lupa memberi tambahan faktor keamanan pada saat menghitung pembebanan.
1.2 untuk beban mati (berat sendiri, bebab penutup atap)
1.6 untuk beban hidup (berat pekerja)
Jangan lupa pula cek lendutannya sebaiknya harus lebih kecil dari 1/300L
L= Jarak interval kuda-kuda dimana reng menumpu
(insya Allah gw upload kan deh hitungan manual kekuatan reng)
sebagai pengingat kembali, produsen baja ringan saat ini sudah memproduksi reng dengan dimensi sangat kecil, kalo lendutan reng ngga di tinjau bisa jadi saat genteng terpasang terlihat melengkung padahal kuda-kuda bajaringannya kuat.
2. Beban Penutup atap
Penutup atap bisa Genteng keramik, genteng beton, metaldeck, PVC, dll.....
Jadi ngga bener tuh kalo ada yang bilang kuda-kuda bajaringan hanya untuk pasangan genteng metal.
3. Jarak tumpuan Kuda-kuda
Gw sempat ketemu konsumen yang mau pakai baja ringan sampai bentang lebih dari 25m tanpa tumpuan tambahan selain di kiri dan kanan. Nah makin besar bentangnya bisa jadi jarak kuda-kuda merapat agar beban yang diterima kuda-kuda mumpuni. Disini juga gw bantah kalo ada yang bilang kuda-kuda bajaringan hanya untuk bentang pendek.
4. Sudut kemiringan atap
Sudut kemiringan atap ternyata mempengaruhi juga jarak kuda-kuda, umumnya kuda-kuda berbentuk trapesium pada tipe atap perisai. makin landai sudut atapnya maka tinggi kuda-kuda juga semakin pendek.
baik deh.....sampai gw selesai buatkan hitungn manual batten atau reng , pendekatan untuk jarak antar masing-masing kuda apabila berbeban genteng keramik atau beton kurang lebih 1250mm sedang jika beban penutup atapnya sejenis metal tile atau metal sheet berkisar 1500mm .
Jawabannya masih tetep harus berdasarkan hasil hitungan, jadi ngga bener tuh kalo ada yang jawab "Sekian meter"...
Bagi kebanyakan orang membuat jarak antar kuda-kuda baja ringan makin rapat maka akan menghasilkan keamanan yang lebih baik...... Nah sebagai Tukang Insiyur, penilaian makin rapat jarak kuda-kuda maka semakin boros bahan atau tidak hemat.
Berencana tidak sama dengan mengira-ngira. ........
Perencana yang baik bisa menghasilkan konstruksi yang aman tanpa menguras uang konsumen lebih banyak.
1. Batten
Elemen pertama penerima beban atap adalah "Batten" orang sering sebut "reng" . Makin besar dimensi rengnya maka bisa smakin besar jarak kuda-kuda nya begitupun sebaliknya, makin kecil dimensi reng-nya maka semakin rapat pula jarak kuda-kudanya.
Beban yang diterima reng adalah berat dia sendiri, beban penutup atap, beban pekerja, juga beban angin......bagaimana dengan beban air hujan? kalo gw hampir abaikan beban air hujan karena umumnya beban pekerja bisa menggantikannya, tapi kalo mau menghitungnya sebagai pembebanan silahkan, menurut gw agak boros aja nantinya. Toh kalo hujan ngga ada yg kerja kecuali kalo benerin genteng bocor....hehehehehe.
Oh iya jangan lupa memberi tambahan faktor keamanan pada saat menghitung pembebanan.
1.2 untuk beban mati (berat sendiri, bebab penutup atap)
1.6 untuk beban hidup (berat pekerja)
Jangan lupa pula cek lendutannya sebaiknya harus lebih kecil dari 1/300L
L= Jarak interval kuda-kuda dimana reng menumpu
(insya Allah gw upload kan deh hitungan manual kekuatan reng)
sebagai pengingat kembali, produsen baja ringan saat ini sudah memproduksi reng dengan dimensi sangat kecil, kalo lendutan reng ngga di tinjau bisa jadi saat genteng terpasang terlihat melengkung padahal kuda-kuda bajaringannya kuat.
2. Beban Penutup atap
Penutup atap bisa Genteng keramik, genteng beton, metaldeck, PVC, dll.....
Jadi ngga bener tuh kalo ada yang bilang kuda-kuda bajaringan hanya untuk pasangan genteng metal.
3. Jarak tumpuan Kuda-kuda
Gw sempat ketemu konsumen yang mau pakai baja ringan sampai bentang lebih dari 25m tanpa tumpuan tambahan selain di kiri dan kanan. Nah makin besar bentangnya bisa jadi jarak kuda-kuda merapat agar beban yang diterima kuda-kuda mumpuni. Disini juga gw bantah kalo ada yang bilang kuda-kuda bajaringan hanya untuk bentang pendek.
4. Sudut kemiringan atap
Sudut kemiringan atap ternyata mempengaruhi juga jarak kuda-kuda, umumnya kuda-kuda berbentuk trapesium pada tipe atap perisai. makin landai sudut atapnya maka tinggi kuda-kuda juga semakin pendek.
baik deh.....sampai gw selesai buatkan hitungn manual batten atau reng , pendekatan untuk jarak antar masing-masing kuda apabila berbeban genteng keramik atau beton kurang lebih 1250mm sedang jika beban penutup atapnya sejenis metal tile atau metal sheet berkisar 1500mm .
Kamis, 20 Mei 2010
koneksi buhul konstruksi baja ringan (part3)
pada ujung atau puncak kuda-kuda baja ringan , koneksi sambungannya harus kembali di coak/notch......
koneksi ini juga sama persis di pergunakan pada kuda-kuda trapesium pada koneksi buhul horisontal chord.... hehehehehehe... (seneng gue sempet juga nulis sampai dibagian ini,... nulis apa lagi ya,...hahahaha)
salah satu batang di coak sehingga dapat rata terhubung dengan screw,.. nah pada batang ats ini juga diperlukan pelat tambahan karena luas bidang yang tersedia sempit. .... nah nih ada ilustrasinya .......(upload lagi deh) ....
kedua batang miring atas ditambahkan pelat seperti terlihat di ilustrasi 3d ini,....penambahan pelat ini membantu kuda-kuda agar tidak mudah melintir,.... khususnya pada saat ereksi,....
nah ada satu lagi koneksi jika pada kuda-kuda di butuhkan batang horisontal (rail)..... nih gambarnya lagi,.....
koneksi ini juga sama persis di pergunakan pada kuda-kuda trapesium pada koneksi buhul horisontal chord.... hehehehehehe... (seneng gue sempet juga nulis sampai dibagian ini,... nulis apa lagi ya,...hahahaha)
Rabu, 19 Mei 2010
istilah dalam konstruksi baja ringan (part2)
melanjuti tulisan sebelumnya, istilah dalam konstruksi baja ringan masih ada seperti "jack rafter"," hip rafter" , "saddle truss" dan lain-lain, nah....tanpa merasa lebih hebat (sekedar sharing) maka coba saya tambahkan di sini,......

batang single yang menumpu pada kuda-kuda trapesium itu disebut "jack rafter" ,........ hehehe keren ya namanya.......hahahahaha , tepat di atas jack rafter ini nanti akan duduk "batten/reng". Sedang "hip rafter" sama seperti jack rafter hanya dipasang pada sudut atap (jurai luar).
oh..iya.... satu kuda-kuda lagi yang biasa dipasang pada konstruksi ini, adalah "saddle truss" , kuda-kuda jenis ini dipikul oleh kuda-kuda baja ringan di bawahnya.

hehehe,.....nih kuda-kuda digendong sama kuda-kuda juga.....enak e.....

batang single yang menumpu pada kuda-kuda trapesium itu disebut "jack rafter" ,........ hehehe keren ya namanya.......hahahahaha , tepat di atas jack rafter ini nanti akan duduk "batten/reng". Sedang "hip rafter" sama seperti jack rafter hanya dipasang pada sudut atap (jurai luar).
oh..iya.... satu kuda-kuda lagi yang biasa dipasang pada konstruksi ini, adalah "saddle truss" , kuda-kuda jenis ini dipikul oleh kuda-kuda baja ringan di bawahnya.

hehehe,.....nih kuda-kuda digendong sama kuda-kuda juga.....enak e.....
Label:
baja,
baja ringan,
bajaringan,
kontraktor,
kontruksi baja ringan,
truss
Langganan:
Postingan (Atom)



